{"id":792,"date":"2023-11-20T16:30:13","date_gmt":"2023-11-20T09:30:13","guid":{"rendered":"https:\/\/binatani.stagingapp.xyz\/farming-for-family-economy-3\/"},"modified":"2024-12-16T17:12:12","modified_gmt":"2024-12-16T10:12:12","slug":"farming-for-family-economy-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/farming-for-family-economy-3\/","title":{"rendered":"Sang Pemenang adalah Mereka Yang Pernah Gagal Tapi Bangkit Kembali"},"content":{"rendered":"<p>Daniel Malo Umbu Pati, yang dikenal sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Wewewa Barat, selalu terlihat aktif dalam berbagai kegiatan selama bermitra dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS). Daniel Malo Umbu Pati, atau akrab dipanggil Dani oleh rekan kerjanya, telah bergabung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wewewa Barat selama dua tahun. Selepas Dani memperoleh gelar Sarjana Pertanian dan sebelum menjadi PPL, ia tidak malu untuk mencari pengalaman kerja di luar bidang pertanian. Bahkan, ia pernah terlibat dalam kegiatan partai politik dan bekerja di Komisi Pemilihan Umum Sumba Barat Daya.<\/p>\n<p>Bersama dengan rekan PPL lainnya, Dani mendampingi petani di tiga desa lainnya, yaitu desa Waimangura, Kabalidana, dan Pero. Melalui berbagai pelatihan dan studi banding yang diadakan bersama YBTS dan didukung oleh William &amp; Lily Foundation (WLF) melalui program Peningkatan Mata Pencaharian Pertanian melalui Pendekatan Terpadu (PERMATA), Dani telah mengalami peningkatan pengetahuan, khususnya dalam bidang pertanian dan hortikultura. \u201cBahkan saya sebagai PPL diberikan kesempatan sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan motivasi kepada banyak petani dan teman-teman PPL melalui acara Talkshow di RRI Waikabubak dan Radio Pemerintah Daerah Kabupaten TTS, serta media online di Kabupaten Sumba Barat Daya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai narasumber dalam beberapa media publikasi ini memberikan kesan mendalam, karena informasi yang ia bagikan dapat menjadi materi penting dalam proses penyuluhan yang dilakukannya. Dengan pengalaman dan kemampuannya yang terus berkembang serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan, kapasitas Dani sebagai PPL semakin meningkat. Semangatnya semakin membara, dan cintanya terhadap pekerjaannya semakin mendalam, karena semakin banyaknya petani yang memiliki semangat tinggi dalam mengelola lahan dan menciptakan perubahan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.<\/p>\n<p>\u201cSemoga suatu saat kabupaten Sumba Barat Daya dapat menjadi sentra produksi pertanian,\u201d harap Dani. Ini merupakan impian masa depannya, dan berharap akan ada banyak petani yang termotivasi untuk mengelola pertanian dengan tekun, walaupun banyak tantangan yang dihadapi. Baginya, seorang pemenang bukanlah yang tidak pernah mengalami kegagalan, melainkan tidak pernah menyerah. Ia yakin bahwa melalui berbagi, semakin banyak orang yang akan merasakan manfaat dan perubahan positif. Dani menegaskan, \u201corang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur dengan banyak, akan menuai dengan banyak juga (2 Korintus 9:6).\u201d Dengan komitmen yang kuat, Dani berjanji akan terus mendorong Jaringan Petani Sehati (JPS) dan menjadikan motivator sekaligus fasilitator dalam menyebarkan ilmu yang telah diperolehnya, serta terus mengembangkan diri melalui kerjasama. Semangatnya adalah menjadi pemenang dalam segala hal yang dilakukan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daniel Malo Umbu Pati, atau Dani, adalah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Wewewa Barat yang aktif mendampingi petani di tiga desa melalui program PERMATA bersama Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS). Dengan pengalaman lintas sektor dan pelatihan dari YBTS, Dani terus mengembangkan kapasitasnya di bidang pertanian dan hortikultura. Sebagai narasumber di berbagai media, ia berbagi pengetahuan dan motivasi kepada petani, dengan visi menjadikan Sumba Barat Daya sebagai sentra produksi pertanian. Dani percaya bahwa kerja keras dan berbagi ilmu akan menciptakan perubahan positif bagi petani dan komunitasnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1708,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-792","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-transfer-pengetahuan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=792"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1710,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792\/revisions\/1710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1708"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.binatani.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}