Sebuah Perubahan, Dari Buruh Menjadi Petani Muda

Uploaded

Sebuah Perubahan, Dari Buruh Menjadi Petani Muda

Berkenalan dengan Karolus Ranga, seorang petani muda dari Desa Nualise, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Karolus merupakan bagian dari Proyek Peningkatan Keterampilan untuk Pekerjaan di Pertanian Sayuran (Let’s Grow!), yang didukung oleh Ganesha Foundation Switzerland, sebuah program yang bertujuan untuk memberdayakan petani muda. Dulunya, ia seorang buruh dengan penghasilan yang pas-pasan, Karolus mengalami transformasi setelah mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan oleh petugas lapangan (TFO) dari Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), Rozanov. Pengalaman ini mendorongnya untuk beralih menjadi petani yang berdedikasi untuk menguasai Praktik Pertanian yang Baik (GAP) bersama rekan-rekannya.

Memulai perjalanan pertanian sebagai petani muda, Karolus dan teman-temannyanya mulai menanam cabai keriting, khususnya varietas Laju F1 dari Cap Panah Merah, di musim pertama. Namun, usaha mereka dihadapkan pada tantangan yang besar, karena tanaman mereka diserang secara terus-menerus oleh hama dan penyakit. Meskipun Karolus dan teman-temannya telah melakukan yang terbaik, panen awal mereka hampir tidak cukup untuk menutupi biaya penanaman di musim berikutnya. Meskipun demikian, Karolus dan teman-temannya tetap gigih dalam usaha pertanian mereka tanpa menyerah.

Beralih ke musim berikutnya, Karolus membuat keputusan strategis untuk membudidayakan bawang merah dari benih (True Shallot Seed) varietas Lokananta. Melihat permintaan pasar yang besar untuk bawang merah di daerahnya, Karolus meningkatkan usahanya untuk memperbaiki teknik pertanian dan merawat tanaman.

“Saya bertekad untuk tidak membiarkan tanah ini menjadi terbengkalai atau ditumbuhi rumput liar, karena ini adalah sumber penghasilan kami. Saya ingin membudidayakan berbagai sayuran, terutama yang bermanfaat bagi masyarakat kami,” tegas Karolus, menggarisbawahi dedikasinya yang teguh terhadap pertanian berkelanjutan dan kemakmuran masyarakat.

Karolus dan teman-temannya berkomitmen untuk meraih masa depan yang lebih cerah di bidang pertanian. YBTS selalu mendukung, memberikan dukungan, dan bimbingan yang tak henti, memastikan bahwa perjalanan mereka dalam pertanian bukanlah perjalanan yang sendirian.

Other Pengembangan Pemuda